Selasa, 11 Januari 2011

Penerapan Hukum Archimedes Dalam Pelayaran

Zat cair memiliki sifat-sifat berbeda dengan jenis zat yang lain. Di bawah ini merupakan penjelasan dasar mengenai hukum archimedes pada pelajaran fisika yang diterapkan dalam ilmu pelayaran.

A. Bunyi Hukum Archimedes
Sebuah benda yang sebagian/seluruhnya dicelupkan kedalam air,maka benda tersebut akan mendapat tekanan yang sama besar dengan berat zat cair yang dipindahkan.

B. Kesimpulan Yang Dapat Ditarik
- Zat cair memiliki gaya tekan ke atas. Sebuah kapal dapat mengambang karena ada gaya tekan ke atas dari zat cair. Sehingga jika kapal yang bermuatan banyak (non over load)/tonage besar,maka gaya tekan dari air juga akan semakin besar.kesimpulannya,sebuah kapal yang bermuatan akan mempunyai stabilitas yang mantap daripada kapal yang dalam keadaan kosong.

- Zat cair menekan ke segala arah. Zat cair akan memberi tekanan ke semua arah yang ada dengan besar yang sama. Apabila kapal berada dalam suatu perairan,maka berat zat cair yang dipindahkan oleh kapal tersebut menekan ke seluruh permukaan badan kapal.Sehingga jika kapal sedang berlayar di perairan sempit,permukaan air yang ada di sekitar badan kapal menjadi lebih tinggi daripada permukaan air yang jauh dari badan kapal.

- Tekanan zat cair bergantung pada kedalamannya. Jika kapal mempunyai draft yang besar,maka tekanan dari dalam air juga semakin besar,begitupun sebaliknya.

Jadi kedalaman serta luas/sempitnya keadaan perairan mendominasi gaya tekan yang diberikan oleh zat cair tersebut.ini adalah salah satu faktor dari luar yang sangat berpengaruh pada stabilitas dan olah gerak kapal (manouvering board).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar